Artikel berikut hanya tersedia dalam Bahasa Indonesia
02 November 2025 – Article
Written by Maria Rosaline Nindita Radyati, PhD
Tata Kelola ESG: Kepemimpinan dan Akuntabilitas
Seiring meningkatnya sorotan dari investor, regulator, dan masyarakat, Environmental, Social, and Governance (ESG) telah menjadi pilar utama kesuksesan korporasi yang berkelanjutan. Tata kelola ESG yang efektif membutuhkan kepemimpinan yang kuat, akuntabilitas yang jelas, dan keterlibatan pemangku kepentingan secara transparan. Dewan direksi dan eksekutif tidak hanya harus mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam strategi, tetapi juga memastikan bahwa etika, kebijakan, dan pengambilan keputusan mencerminkan prioritas keberlanjutan.
1. Peran Dewan dan Eksekutif dalam Strategi ESG
Dewan direksi dan eksekutif senior memiliki peran penting dalam menanamkan ESG ke dalam strategi perusahaan:
🔹Contoh:
2. Kebijakan ESG, Etika, dan Praktik Tata Kelola Terbaik
Tata kelola ESG yang kuat memerlukan kebijakan dan pedoman etika untuk menjamin akuntabilitas:
🔹Contoh:
3. Keterlibatan Pemangku Kepentingan dalam Pengambilan Keputusan Tata Kelola
Tata kelola ESG akan berhasil jika perusahaan secara aktif melibatkan pemangku kepentingan—investor, karyawan, pelanggan, regulator, dan komunitas—dalam pengambilan keputusan. Hal ini tidak hanya memastikan kepatuhan, tetapi juga legitimasi dan kepercayaan.
Mekanisme kunci meliputi:
🔹Contoh:
Kesimpulan
Tata kelola ESG yang efektif dibangun di atas kepemimpinan dan akuntabilitas dewan serta eksekutif, didukung oleh kebijakan yang kuat, praktik etika, dan keterlibatan pemangku kepentingan yang inklusif.
Perusahaan yang menanamkan ESG dalam tata kelola tidak hanya memenuhi tuntutan regulasi, tetapi juga membangun kepercayaan, membuka peluang investasi, dan mencapai ketahanan jangka panjang.
Dewan dan eksekutif yang memimpin dengan integritas dan transparansi akan menentukan masa depan bisnis berkelanjutan.
Referensi
Related Updates

02 November 2025 – Article
Dalam satu dekade terakhir, Environmental, Social, and Governance (ESG) telah bergeser dari isu khusus menjadi prioritas utama bagi perusahaan, investor, regulator, dan komunitas. ESG kini menjadi pusat bagaimana bisnis mengelola risiko, memanfaatkan peluang, dan membangun ketahanan jangka panjang.

02 November 2025 – Article
Dalam lanskap bisnis global yang terus berkembang, Environmental, Social, and Governance (ESG) telah menjadi faktor penentu kesuksesan korporasi. Melampaui kepatuhan, ESG mewakili ketangguhan, inovasi, dan akuntabilitas. Dewan direksi berada di pusat transformasi ini, mengarahkan strategi, memastikan transparansi, dan menjaga penciptaan nilai jangka panjang.

02 November 2025 – Article
Dalam lanskap bisnis saat ini, faktor Environmental, Social, and Governance (ESG) bukan lagi isu tambahan. ESG telah menjadi inti bagaimana perusahaan membangun ketahanan, menjaga daya saing, dan menciptakan nilai jangka panjang. Dewan direksi kini dituntut untuk memahami risiko dan peluang ESG, tidak hanya untuk melindungi nilai pemegang saham tetapi juga untuk memimpin perusahaan menuju pertumbuhan berkelanjutan.